Inilah Alasan Mengapa Kulit Bayi Jadi Sensitif


Merawat kulit bayi yang sensitif merupakan hal yang perlu dipahami orang tua. Pasalnya, kondisi kulit ini rentan mengalami gangguan kulit pada bayi jika tidak ditangani dengan baik. Karena itulah Anda perlu mengetahui seluk beluk kulit bayi yang sensitif.

Penyebab kulit bayi jadi sensitif

Mengapa kulit bayi lebih sensitif daripada orang dewasa?  Melansir sebuah penelitian, alasannya adalah lapisan luar kulit (stratum korneum) bayi lebih tipis dibandingkan kulit orang dewasa.
Sebagai perbandingan, stratum korneum adalah dinding bata yang melindungi bagian dalam kulit dari paparan benda asing di lingkungan.

Lapisan tipis stratum korneum juga disebabkan kulit bayi masih mengandung beberapa lipid, lemak pelembab alami kulit. Di sisi lain, kulit bayi masih tipis dan tidak bisa menampung air sebanyak orang dewasa, sehingga cepat kering.

Pasalnya, bayi dalam kandungan masih mendapatkan suplai hormon dari ibu yang merangsang produksi minyak di kulit.

Tanda-tanda kulit bayi sensitif

Kulit bayi biasanya lebih sensitif daripada kulit orang dewasa dan karenanya membutuhkan perawatan ekstra dari biasanya.
Berikut beberapa tanda kulit bayi sensitif yang harus diwaspadai:

Kulit kering

Kulit kering, terkelupas atau bercak bertekstur kasar dan bahkan mungkin pecah-pecah adalah tanda-tanda kulit bayi sensitif. Biasanya, fitur ini lebih sering ditemukan di wajah, siku, dan lutut.

Kulitnya merah

Kulit kemerahan juga merupakan tanda kulit sensitif pada bayi, yang biasanya muncul dengan bercak-bercak kering. Artinya jika kulit bayi kering, kulitnya juga cenderung kemerahan.

Di sisi lain, kulit merah pada bayi dapat mengindikasikan ruam yang tidak disebabkan oleh kepekaan. Ruam ini bisa disebabkan oleh faktor eksternal, seperti suhu, cuaca, gesekan kulit dengan pakaian.

Munculnya ruam tidak selalu berarti bahwa kulit bayi yang sensitif bisa jadi akibat alergi makanan atau gigitan serangga.
Namun, kulit sensitif pada bayi selalu terlihat kering dan merah. Kulit bayi yang sensitif membuat mereka rentan terhadap iritasi dan berbagai masalah kulit lainnya. Oleh karena itu, selalu lakukan perawatan terbaik untuk kulit bayi Anda. Selalu ingat untuk membaca label dan formulasi produk perawatan kulit bayi agar tidak menimbulkan reaksi iritasi.